pitung’s blog

July 17, 2006

平仮名

Filed under: Japan

Once I remember hiragana stroke, but as the time goes by, seldom practices it. Now I’ve to remember all over again from the start.

あ= a, か=ka, さ=sa, た=ta, な=na, は=ha, ま=ma, や=ya, ら=ra, わ=wa, ん=n

 

い=i, き=ki, し=shi, ち=chi, に=ni, ひ=hi, み=mi, り=ri

 

う=u, く=ku, す=su. つ=tsu, ぬ=nu, ふ=fu, む=mu, ゆ=yu, る=ru

 

え=e, け=ke, せ=se, て=te, ね=ne, へ=he, め=me, れ=re

 

お=o, こ=ko, そ=so, と=to, の=no, ほ=ho, も=mo, よ=yo, ろ=ro, を=wo

 

 

 

July 10, 2006

The Gift

Filed under: English

We never know how much we’re gifted until we loose it. People tend to act indifferent and not preserved the gift accordingly. You have eyes, but u dont shield it with helmet while riding. You have lungs, but u smoke heavily. If someday these fool act cause disfunction to some of the gift, u’d be really in a deep grief of regret.

Life is sort and the gift will be lessen gradually. Before that happen, we have to know what for this gift is given. We all are born from a mother, but not all are normally born. Perhaps i was born with a complete gift, i can see, hear, touch,or u can say i’m normal. While others could be lack of limbs or self organ. Its not me who decide to be normal, i believe every cripple-born wants to be normal. Why god destined us like this? it’s not a matter because i’m lucky, while others not. I believe God is fair. I dont know what’s the God’s plan. What i know, us who are normal, will take greater responsibility for the given gift. Every given gift will have its report for their used. If the report says “u misuse it” then there will be a punishment. The cripple-born one would have lesser responsibility coz they cant misuse the ungifted part. The state unfortunate and feeling suffer when living on earth migh be become a fortune in the judgement day. Well..i dont know, its only a guess. What i know, someone tend to misuse the gift and accumulate the wrong act.

Before we’re doomed answering “Your eyes for what it is used? Your ear for what it is hear? Your mouth? your legs? your mind ?..etc ” Let’s maximize its usability by doing the right things and preserved it well.

April 28, 2006

Parallel Virtual Machine (PVM)

Filed under: Network

PVM (Parallel Virtual Machine) adalah paket software yang mendukung pengiriman pesan untuk komputasi parallel antar komputer. PVM dapat berjalan diberbagai macam variasi UNIX atau pun windows dan telah portable untuk banyak arsitektur seperti PC, workstation, multiprocessor dan superkomputer.

Sistem PVM terbagi menjadi dua. Pertama adalah daemon, pvmd, yang berjalan pada mesin virtual masing-masing komputer. Mesin virtual akan dibuat,  ketika User mengeksekusi aplikasi PVM. PVM dapat dieksekusi melalui prompt UNIX disemua host. Bagian kedua adalah library interface rutin yang mempunyai banyak fungsi untuk komunikasi antar task . Library ini berisikan rutin yang dapat dipanggil untuk pengiriman pesan, membuat proses baru, koordinasi task dan konfigurasi mesin virtual.

Salah aturan main yang penting dalam PVM adalah adanya mekanisme program master dan slave/worker. Programmer harus membuat code master yang menjadi koordinator process dan code slave yang menerima, menjalankan, dan mengembalikan hasil proses ke komputer master. mana code master dieksekusi paling awal dan kemudian melahirkan proses lain dari kode master. Masing-masing program ditulis menggunakan C atau Fortran dan dikompilasi dimasing-masing komputer. Jika arsitektur komputer untuk komputasi paralel semua sama, (misalnya pentium 4  semua), maka program cukup dikompilasi pada satu komputer saja. Selanjutnya hasil kompilasi didistribusikan kekomputer lain yang akan menjadi node komputasi parallel. Program master hanya berada pada satu node sedangkan program slave berada pada semua node.

Komunikasi dapat berlangsung bila masing-masing komputer mempunyai hak akses ke filesystem semua komputer. Akses kefile system dilakukan melalui protokol rsh yang berjalan di unix atau windows. Berikut adalah langkah pengaturan pada masing-masing komputer :

  1. Buat file hostfile yang berisi daftar node komputer dan nama user yang akan dipakai untuk komputasi parallel. Bila nama user pada semua komputer sama misalnya nama user riset pada komputer C1, C2,C3 dan C4, maka hostfile ini boleh tidak ada. Hostfile ini dapat digunakan bila nama user di masing-masing komputer berbeda.
  2. Daftarkan IP masing-masing komputer pada file  /etc/hosts/hosts.allow dan /etc/hosts/hosts.equiv.
  3. Penambahan dan penghapusan host secara dinamis dapat dilakukan melalui konsole PVM. Bila IP tidak didefinisikan pada hostfile¸ cara ini dapat digunakan.

Program PVM terdiri dari master dan slave, dimana program master dieksekusi paling awal dan kemudian melahirkan proses lain. PVM memanggil rutin pvm_spawn() untuk melahirkan satu atau dua proses lebih yang sama. Fungsi-fungsi untuk PVM versi bahasa C mempunyai rutin awalan pvm. Pengiriman dan penerimaan task diidentifikasi dengan TID (Task Identifier). TID ini bersifat unik dan digenerate oleh pvmd lokal. PVM berisi beberapa rutine yang mengembalikan nilai TID sehingga aplikasi user dapat mengidentifikasi task lain disistem.

 Pengiriman pesan di PVM 
Pengiriman pesan antar komputer

Secara umum, langkah implementasi komputasi parallel sebagai berikut :

1. Jalankan PVM daemon pada setiap mesin dalam cluster

2. Jalankan program master pada master daemon

3. Master daemon akan menjalankan proses slave.

Untuk mengimplementasikannya, anda dapat memakai tools :

PVM versi 3.4.5, virtual machine dan routine untuk komputasi parallel

- rsh (remote shell), aplikasi untuk authentikasi dan komunikasi proses antar komputer.

-Xpvm versi 1.2, , interface grafis untuk PVM dengan animasi eksekusi komputasi parallel yang dapat dilihat dilayar

 Selamat mencoba emoticon

February 15, 2006

First Post

Filed under: English

Hi.. let’s writeemoticon

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com